This site uses cookies from Google to deliver its services, to personalize ads and to analyze traffic. Information about your use of this site is shared with Google. By using this site, you agree to its use of cookies. Learn More

Perbedaan Switch dan Hub

Perbedaan Switch dan Hub
Jika berbicara mengenai switch dan hub, tentulah erat kaitannya dgn sebuah alat jaringan computer. Sebelum membahas mengenai perbedaan switch dan hub, ada baiknya jika terlebih dahulu anda mengetahui mengenai pengertian dari switch ataupun hub. Kedua hal ini memang sama-sama berkaitan dgn alat jaringan computer, di mana hal baik switch maupun hub bertindak sebagai central ataupun pusat untuk dilakukannya pembagian koneksi yg saling terhubung dgn port-port lainnya untuk memperoleh koneksi dgn computer lainnya.
Switch Switch adalah perangkat keras yg bertugas untuk mendistribusikan paket data dalam suatu jaringan komputer. Switch dapat mengenali topologi jaringan di banyak layer sehingga paket data sampai ke tujuan dgn tepat. Dalam jaringan, Switch menyaring dan meneruskan paket antara segmen LAN. Switch beroperasi pada data link layer (layer 2) dan kadang-kadang network layer (lapisan 3) dari OSI Reference Model dan karena itu mendukung semua protokol paket.
Hub / repeater Hub adalah perangkat jaringan sederhana dan tidak mengatur alur jalannya data di jaringan, jadi packet data yg melewati Hub akan dikirim (broadcast) ke semua port yg ada. Hub umumnya digunakan untuk menghubungkan segmen LAN. Ketika sebuah paket tiba di satu port, paket data itu dicopy ke port lainnya sehingga semua segmen LAN bisa melihat semua paket data. Hal ini dapat membuat hub menjadi collisions dan memperlambat jaringan.
--**-- Secara sekilas sulit untuk melihat perbedaan switch dan hub karena baik switch dan hub sama-sama memiliki beberapa port dari kabel RJ45 yg merupakan suatu tempat untuk terhubungnya antara konektor RJ45 yg terpasang pada ujung kabel jaringan.
  • Perbedaan switch dan hub yg pertama yaitu terletak pada colloision control, di mana pada Hub memiliki satu collision untuk semua port sedangkan untuk switch biasanya pada setiap port memiliki colloision control sendiri-sendiri. Colloision control merupakan pengontrol transmisi data / informasi dalam kabel jarinagn LAN sehingga tidak terjadi tabrakan data.
  • Pada dasarnya, hub hanya memiliki 4 sampai dgn 12 port sedangkan untuk switch umumnya memiliki port yg lebih banyak.
  • Switch umumnya jika ditinjau dari keamanan, memiliki tingkat keamanan yg lebih ketat jika dibandingkan dgn Hub.
  • Switch dalam kecepatan transfer data pun lebih cepat jika dibandingkan dgn hub.
  • Hub memiliki harga yg lebih murah jika dibandingkan dgn switch
  • Hub dipengaruhi oleh jumlah port, jika semakin banyak dan besar maka kesepatan proses transmisi semakin lambat berbeda halnya dgn switch karena jumlah port tidak mempengaruhi kecepatan transmisi data.
Dengan memahami beberapa uraian mengenai perbedaan switch dan hub, tentunya anda dapat menarik kesimpulan mengenai kekurangan dan kelebihan dari keduanya sehingga hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi anda.

source : http://apaperbedaan.blogspot.com, http://wikipedia.org, http://merdeka.com

0 Response to "Perbedaan Switch dan Hub"

Post a Comment

Contact

Name

Email *

Message *