Pihak manajemen Indomaret menyatakan permintaan maaf atas tindakan kasir yg mengambil uang konsumen dgn pembayaran kartu debit. Lewat penelusuran mereka terbukti tindakan itu dilakukan oleh kasir Indomaret di Mangga Besar Raya, Jakarta.
"Dari penelusuran kami di toko, kasir mengakui kesalahannya dan tak akan mengulangi perbuatannya. Meski mengakui perbuatannya dan mengembalikan uang transaksi pengembalian tunai kepada konsumen sebesar Rp 200.000 yg bersangkutan dijatuhi sanksi keras dan telah dikeluarkan dari Indomaret karena ketidakjujurannya tak ditolerir," kata Public Relations PT Indomarco Prismatama, Marcella dlm keterangan tertulisnya seperti dilansir merdeka.com, Jumat (10/7).
Lanjut dia, pihak Indomaret menyatakan terima kasih kepada pemegang akun Facebook, Lee Sang Hok atas temuannya tersebut. Indomaret jg ingin meminta maaf langsung kepada yg bersangkutan.
"Kejadian ni menjadi koreksi kami dlm membina karyawan. Kami hendak meminta maaf langsung kepada konsumen dan meminta kesediaannya menyebutkan identitas (nama, alamat, nomor telepon) yg dpt di email ke kontak@indomaret.co.id / SMS 0816500580 / Call Center 1500 580," ujar dia.
Sebelumnya, lewat akun Facebooknya, Lee Sang Hok yg membeli beberapa makanan kecil serta minuman ringan yg jumlahnya tak seberapa di sebuah minimarket kawasan Mangga Besar, Jakarta mengalami kejadian janggal. Setelah melakukan pembayaran dgn menggunakan kartu debit, ternyata ada hal yg aneh dlm struk pembeliannya.
"Ketika berbelanja di suatu minimarket, kami dilayani oleh kasir yg berpenampilan manis & dgn pakaian serba tertutup. Ini mengesankan dia seorang yg sangat religius. Pertama kami pakai Kartu Kredit BCA, tapi gagal. Kemudian kami ganti pakai Kartu Debet BCA. Setelah melihat struk belanja, kami langsung menanyakan apa maksud dari AMBIL TUNAI RP 200.000. Kasir menjawab bahwa itu hanya salah pencet saja dan enggak ada transaksi tunai," demikian dikutip dari akun Lee Sang Hok, Senin (7/7).
Namun, dia tak percaya kata-kata yg disampaikan kasir tersebut. Dia lantas melakukan pengecekan ke ATM terdekat dan mengetahui telah ada pengambilan dana sebesar Rp 200 ribu. Hal ni dia ketahui karena sempat melakukan pembayaran kartu kredit.
"Setelah itu, kami balik lagi ke kasir dan mengatakan bahwa benar-benar ada potongan Rp 200.000 dan minta kasir memberikan kepada kami Rp 200.000 untk AMBIL TUNAI. Kasir dgn wajah tanpa dosa memohon maaf karena keliru dan memberikan kami Rp 200.000."
"Dari penelusuran kami di toko, kasir mengakui kesalahannya dan tak akan mengulangi perbuatannya. Meski mengakui perbuatannya dan mengembalikan uang transaksi pengembalian tunai kepada konsumen sebesar Rp 200.000 yg bersangkutan dijatuhi sanksi keras dan telah dikeluarkan dari Indomaret karena ketidakjujurannya tak ditolerir," kata Public Relations PT Indomarco Prismatama, Marcella dlm keterangan tertulisnya seperti dilansir merdeka.com, Jumat (10/7).
Lanjut dia, pihak Indomaret menyatakan terima kasih kepada pemegang akun Facebook, Lee Sang Hok atas temuannya tersebut. Indomaret jg ingin meminta maaf langsung kepada yg bersangkutan.
"Kejadian ni menjadi koreksi kami dlm membina karyawan. Kami hendak meminta maaf langsung kepada konsumen dan meminta kesediaannya menyebutkan identitas (nama, alamat, nomor telepon) yg dpt di email ke kontak@indomaret.co.id / SMS 0816500580 / Call Center 1500 580," ujar dia.
Sebelumnya, lewat akun Facebooknya, Lee Sang Hok yg membeli beberapa makanan kecil serta minuman ringan yg jumlahnya tak seberapa di sebuah minimarket kawasan Mangga Besar, Jakarta mengalami kejadian janggal. Setelah melakukan pembayaran dgn menggunakan kartu debit, ternyata ada hal yg aneh dlm struk pembeliannya.
"Ketika berbelanja di suatu minimarket, kami dilayani oleh kasir yg berpenampilan manis & dgn pakaian serba tertutup. Ini mengesankan dia seorang yg sangat religius. Pertama kami pakai Kartu Kredit BCA, tapi gagal. Kemudian kami ganti pakai Kartu Debet BCA. Setelah melihat struk belanja, kami langsung menanyakan apa maksud dari AMBIL TUNAI RP 200.000. Kasir menjawab bahwa itu hanya salah pencet saja dan enggak ada transaksi tunai," demikian dikutip dari akun Lee Sang Hok, Senin (7/7).
Namun, dia tak percaya kata-kata yg disampaikan kasir tersebut. Dia lantas melakukan pengecekan ke ATM terdekat dan mengetahui telah ada pengambilan dana sebesar Rp 200 ribu. Hal ni dia ketahui karena sempat melakukan pembayaran kartu kredit.
"Setelah itu, kami balik lagi ke kasir dan mengatakan bahwa benar-benar ada potongan Rp 200.000 dan minta kasir memberikan kepada kami Rp 200.000 untk AMBIL TUNAI. Kasir dgn wajah tanpa dosa memohon maaf karena keliru dan memberikan kami Rp 200.000."
source : http://lintas.me, http://liputan-69.blogspot.com, http://stackoverflow.com
0 Response to "[Jokowi] Kasir Indomaret Nyolong Duit 200 Ribu via Kartu Debit BCA Pembeli Saat Bayar Belanjaan"
Post a Comment